5 Alasan Mengapa Program S1 Teknik Industri Makin Diminati

Metadeskripsi:
Popularitas jurusan Teknik industri kian populer di mata anak-anak muda. Inilah 5 alasan mengapa prodi ini sangat digemari oleh generasi milenial.

Sejak dulu, jurusan teknik selalu menjadi salah satu prodi terpopuler di perguruan tinggi. Selain memiliki peluang kerja yang cukup besar, prodi ini juga dianggap sebagai salah satu jurusan bergengsi di banyak universitas di seluruh dunia.

Dalam perkembangannya, jurusan teknik memiliki berbagai cabang program sesuai tujuan pendidikannya. Namun, secara umum istilah “teknik” di bangku kuliah masih mengacu pada penguasaan ilmu berbasis sains alias ilmu pasti.

Beberapa jurusan teknik yang paling populer saat ini adalah:

  • Teknik Mesin

Meskipun sebagian besar orang mengenal teknik mesin sebagai jurusan yang fokus pada penguasaan mesin-mesin otomotif, jurusan ini sebenarnya juga mempelajari perancangan dan pembuatan mesin untuk keperluan industri.

  • Teknik Sipil

Prodi ini fokus pada keterampilan penghitungan dan pembangunan infrastruktur, mulai dari gedung, jembatan, jalan raya, bandara, dll. Berbeda dengan Arsitek, jurusan ini lebih fokus mengasah kemampuan praktis dalam pelaksanaan pembangunan.

  • Teknik Elektro

Teknik yang satu ini fokus pada semua aspek kelistrikan untuk keperluan industri. Mengingat listrik dibutuhkan oleh semua kalangan, tidak heran jika peluang kerja lulusan teknik elektro cukup besar.

Ketiga teknik di atas memiliki satu kesamaan; yaitu sama-sama menggunakan ilmu pasti (sains) sebagai fokus pembelajarannya. Meskipun jurusan teknik memang identik dengan sains, pada kenyataannya ada juga yang memadukan sains dengan ilmu sosial, salah satunya adalah Jurusan teknik industri.

Mengenal Lebih Jauh Teknik Industri di Perguruan Tinggi

Teknik yang satu ini memiliki fokus lebih luas di bandingkan jurusan teknik lainnya. Pasalnya, prodi ini adalah satu-satunya yang memadukan sains dengan ilmu sosial, serta menggabungkan materi dari beberapa jurusan teknik lain, seperti materi elektronika, permesinan, proses manufaktur, dan pemrograman dasar.

Tujuan utama pengajaran teknik industri pada intinya adalah untuk melakukan optimalisasi dan efisiensi industri, entah dari sisi produksi, pengembangan, sumber daya manusia, atau ekonomi. Inilah mengapa jurusan ini memiliki cakupan materi yang lebih luas daripada jurusan teknik lainnya.

Ruang lingkup atau bidang keahlian teknik industri secara umum mencakup tiga kategori, yaitu Sistem Manufaktur, Manajemen Industri, dan Sistem Industri & Tekno-Ekonomi. Ketiga hal tersebut merupakan aspek inti dari bidang keilmuan di jurusan ini.

Sistem Manufaktur

Bidang ini mengajarkan teknik untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas industri dengan efisien. Hal yang dipelajari tidak sekadar berkaitan dengan penggunaan mesin-mesin dan perancangan sistem produksi, tetapi juga memperhatikan hubungan antara para pekerja dengan tempat kerjanya.

Manajemen Industri

Seperti namanya, bidang ini fokus pada usaha untuk mengatur, mengelola, dan meningkatkan sistem dalam sebuah industri. Hal yang dipelajari sebagian besar fokus pada pengelolaan sumber daya manusia dan keterampilan dasar manajemen (membuat keputusan, mengawasi kualitas pekerjaan, dll).

Sistem Industri & Tekno-Ekonomi

Bidang keilmuan ini menitikberatkan pengajaran untuk melakukan integrasi sistem secara sistematis. Sistem yang dimaksud mencakup pekerja, bahan baku, teknologi, energi, infrastruktur, dll. Selain itu, cara membangun dan menjaga relasi dengan penggiat dunia bisnis, konsumen, masyarakat, dan pembuat kebijakan juga dipelajari di ruang lingkup ini.

5 Alasan Mengapa Program S1 Teknik Industri Makin Diminati

Seiring peningkatan minat terhadap bidang keilmuan teknik industri, ada banyak universitas yang menjadikan prodi ini sebagai salah satu program unggulan, baik di negeri mau pun swasta.

Lantas, apa sebenarnya faktor yang membuat jurusan teknik industri makin digemari oleh anak-anak muda? Inilah 5 alasannya.

Cakupan Keilmuan yang Luas

Seperti yang sudah disebutkan di atas, teknik industri memiliki cakupan bidang keilmuan yang luas, bahkan melibatkan ilmu-ilmu dari bidang sosial yang “asing” untuk mahasiswa jurusan teknik pada umumnya, mulai dari psikologi, ekonomi, hingga manajemen.

Hal ini menjadi daya tarik tersendiri. Anda tidak perlu berkutat dengan matematika dan fisika setiap hari, tetapi juga mempelajari aspek terpenting dalam sebuah industri; manusia dan lingkungannya. Keterampilan manajemen yang diajarkan pun bisa membantumu memahami dasar ilmu pengelolaan keuangan yang tentu saja berguna di kehidupan sehari-hari.

Sebagai tambahan, cakupan keilmuan yang luas secara otomatis akan membekali Anda dengan beragam kompetensi dan keterampilan praktis. Manfaat ini dapat memuluskan jalanmu saat memulai karier setelah lulus.

Peluang Kerja dan Kesempatan Berkarir yang Besar

Peluang kerja lulusan S1 Teknik Industri adalah salah satu yang terbesar. Pasalnya, lulusan prodi ini tidak hanya bersaing di bidang teknik saja, tetapi di bidang lain yang masih berhubungan dengan industri, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, pemeliharaan sistem industri, hingga peningkatan sistem informasi dan komunikasi.

Besarnya cakupan profesi yang bisa digeluti lulusan teknik industri adalah alasan utama kenapa banyak orang yang tertarik dengan jurusan tersebut. Apalagi, saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya menggenjot perindustrian dalam negeri guna mengatasi dampak pandemi COVID-19 terhadap ekonomi nasional.

Bidang Keahlian yang Beragam

Di atas, telah dijelaskan bahwa bidang keilmuan teknik industri secara garis besar terbagi menjadi tiga, yaitu Sistem Manufaktur, Manajemen Industri, dan Sistem Industri & Tekno-Ekonomi. Masing-masing bidang keilmuan tersebut memiliki spesifikasi dan tujuan yang berbeda.

Dalam jangka panjang, Anda dapat fokus ke salah satu bidang keilmuan tadi untuk meniti karier. Sebagai contoh, dengan fokus pada bidang manajemen industri, Anda berpeluang menekuni dunia manajerial perindustrian untuk mendapatkan posisi strategis, misalnya menjadi manajer pabrik atau kepala cabang.

Cocok untuk Semua Gender

Meskipun tidak ada larangan bagi wanita untuk berkarir di dunia teknik, harus diakui bahwa hingga saat ini jurusan tersebut masih didominasi oleh kaum adam. Salah satu penyebab kondisi ini adalah intensitas kerja fisik yang diperlukan dalam profesi yang berkaitan dengan bidang keilmuan teknik.

Teknik industri adalah salah satu jurusan yang mulai memupus hal ini. Dengan cakupan bidang keilmuan yang lebih luas dan beragam, ada banyak kaum hawa yang mulai tertarik menapaki karier di dunia teknik melalui prodi ini.

Membuka Jalan ke Dunia Bisnis

Kemampuan mengembangkan produk dan mengelola sumber daya manusia adalah sesuatu yang wajib dikuasai oleh lulusan teknik industri. Dengan modal kemampuan tersebut, mereka sejatinya sudah punya senjata yang cukup untuk turun langsung ke dunia usaha.

Apabila Anda bercita-cita menjadi pengusaha, teknik industri bisa menjadi gerbang awal yang tepat. Pengetahuan yang mendalam terhadap proses produksi dan kemampuan manajemen praktis jelas dapat memperbesar peluang Anda untuk bersaing di tengah industri.

Sekilas tentang S1 Teknik Industri Telkom University

Telkom University memiliki program S1 Teknik Industri yang sudah terakreditasi A secara nasional. Prodi ini bahkan menjadi satu dari dua belas prodi teknik yang sudah mendapatkan akreditasi internasional dari IABEE (Indonesia Accreditation Board for Engineeering Education).

Sebagai salah satu universitas swasta terbaik di Indonesia, Telkom University pun memberikan beragam opsi jalur peminatan sebagai usaha untuk meningkatkan kualitas lulusan teknik industri. Saat ini, ada 11 jenis peminatan yang dapat dipilih oleh mahasiswa teknik industri, seperti dari business analysis, marketing, quality system engineering, dan supply chain management.

Penutup

Demikianlah pembahasan mengenai 5 alasan mengapa program teknik industri kian diminat di Indonesia.Pada akhirnya, kualitas lembaga pendidikan memiliki peranan vital dalam pembentukan talenta-talenta baru di dunia industri. Oleh sebab itu, pastikan Anda mendapatkan pendidikan berkualitas nomor satu dengan cara mempertimbangkan akreditasi dan reputasi lembaga pendidikan yang hendak dipilih.